Pada 22 Mei 2026, aktris Hollywood pemenang penghargaan dan penulis laris Edwina Findley mengunjungi Universitas Guam, di mana ia berbicara kepada audiens yang antusias terdiri dari mahasiswa, fakultas, dan anggota komunitas. Ceramahnya yang berfokus pada ketahanan dan kekuatan bercerita meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.
Edwina Findley, yang dikenal karena penampilannya yang memukau di layar dan karya tulisnya yang sangat menyentuh, membawa perspektif uniknya ke Guam. Selama kunjungannya, ia berbagi anekdot pribadi dari karier dan kehidupannya, menekankan pentingnya ketekunan dan keaslian. Para mahasiswa, banyak di antaranya bercita-cita berkarier di bidang seni, humaniora, dan lainnya, menemukan kata-katanya relevan dan memotivasi.
Dalam pidatonya, Findley membahas bagaimana bercerita dapat menjembatani budaya dan menumbuhkan pemahaman, sebuah pesan yang sangat beresonansi dengan komunitas yang beragam di UOG. Ia mendorong mahasiswa untuk merangkul narasi mereka sendiri, menekankan bahwa setiap suara berarti. "Cerita Anda adalah kekuatan super Anda," katanya kepada hadirin, mendorong mereka untuk menggunakan pengalaman mereka untuk menciptakan perubahan positif.
Setelah ceramah utamanya, Findley berpartisipasi dalam sesi tanya jawab yang hidup. Mahasiswa bertanya tentang segala hal mulai dari menghadapi penolakan di bidang kreatif hingga aspek praktis menulis buku laris. Ia memberikan saran yang dapat ditindaklanjuti, termasuk pentingnya kebiasaan menulis harian dan membangun jaringan dukungan yang kuat.
Acara ini diselenggarakan oleh College of Liberal Arts and Social Sciences Universitas sebagai bagian dari Distinguished Speakers Series. Profesor Maria Santos, yang mengoordinasikan kunjungan tersebut, mencatat, "Pesan ketahanan dan ekspresi diri Edwina tidak bisa datang pada waktu yang lebih tepat. Mahasiswa kami pergi merasa diberdayakan dan siap menghadapi tantangan mereka sendiri."
Kunjungan Edwina Findley ke Guam menggarisbawahi tren yang berkembang dari seniman terkenal yang berinteraksi dengan komunitas di kawasan Pasifik. Dengan berbagi perjalanannya dari seorang gadis kota kecil dengan mimpi besar hingga menjadi talenta yang diakui secara internasional, ia menunjukkan bahwa batasan geografis bukanlah halangan untuk sukses. Waktunya di Universitas Guam pasti akan menginspirasi generasi baru pendongeng dan pemimpin.